Temui Wapres, AHY Lapor Dan Mohon Wejangan Soal Pertanahan

Menteri ATR/Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono menemui Wapres KH Maruf Amin di kediamannya Jalan Diponegoro, Jakarta, Sabtu (24/2/2024). (Foto: BPMI Setwapres)

LEPASSAJA.com  Rakyat Merdeka – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi kediaman resmi Wapres KH Maruf Amin di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (24/02/2024) sore. Dalam kunjungan tersebut, AHY mengaku memohon arahan dari Wapres soal pertanahan.  

AHY tiba di lokasi sekitar pukul 3 sore, dengan menumpang mobil warna hitam. AHY menurunkan kaca mobil lalu melambaikan tangan kepada awak media. Ketum Partai Demokrat itu tampil rapi dengan batik lengan panjang warna coklat bawahan hitam. Turun dari mobil, AHY langsung masuk ke dalam rumah. 

Usai pertemuan, AHY menyampaikan kunjungan tersebut untuk melaporkan diri selaku Menteri ATR/Kepala BPN baru sekaligus mohon nasihat dan arahan mengenai pertanahan dan tata ruang. AHY mengaku mendapat sejumlah pesan dan arahan terkait dengan tugasnya.

“Beliau mengingatkan bahwa masih banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat kita di berbagai daerah,” kata AHY.

Putra sulung Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengatakan, Wapres menyampaikan langsung beberapa kasus sengketa tanah yang dialami masyarakat kecil.  Misalnya ada warga yang mengadu ke Wapres karena tanahnya diserobot oleh pengembang, dan akhirnya nasibnya tidak menentu.  Menanggapi hal tersebut, AHY pun bertekad akan melihat secara utuh dan menyelesaikan berbagai permasalahan sengketa tanah khususnya yang melibatkan para mafia tanah yang merugikan masyarakat. 

“Yang jelas sejak awal saya menyampaikan sama seperti yang telah dicanangkan oleh menteri sebelumnya, kita ingin tegas jangan sampai ada siapapun yang melawan hukum di negeri kita termasuk di urusan pertanahan,” ujarnya. 

Menurut AHY, apabila masyarakat berhadapan dengan mafia tanah, dirinya bersama jajaran Kementerian ATR akan berada di barisan terdepan membela kepentingan masyarakat. 

“Kementerian ATR akan berpihak pada rakyat, akan membela rakyat kecil, jangan sampai hak mereka diinjak, apalagi masyarakat rentan, banyak juga misalnya yang sudah pensiun ya, itu yang dipermainkan. Rakyat kecil dipermainkan dan kita tidak akan membiarkan itu terjadi,” tegasnya. 

Lebih lanjut, saat ditanya awak media apakah dalam pertemuan dengan Wapres kali ini sempat membahas masalah politik, AHY mengungkapkan bahwa pertemuan ini tidak secara langsung membahas masalah politik. Menurutnya, secara umum Wapres hanya mengharapkan pemerintahan ke depan berjalan dengan baik, melanjutkan program-program yang sudah baik dan mengevaluasi hal-hal yang perlu ditingkatkan. Secara khusus, kata dia, Wapres berpesan mengenai fokus pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dengan menjadikan rakyat mandiri dengan usahanya. Sehingga anggaran pemerintah tidak terlalu besar yang habis untuk jaring pengaman sosial, dan bisa dilakukan pembangunan-pembangunan lainnya yang juga pada akhirnya akan men-generate pertumbuhan ekonomi.

Selain bertemu dengan Wapres, AHY mengatakan akan menemui secara langsung para menteri yang terkait dengan bidang ATR, khususnya Menko Perekonomian selaku koordinator. 

“Kemarin juga saya berkomunikasi dengan sejumlah Kementerian lain, ada bidang PUPR, Perhubungan misalnya, termasuk juga dengan Kementerian Pertanian, sehingga Kementerian ATR ini bisa menjadi elemen yang penting, yang juga bisa membantu proyek-proyek pembangunan pemerintahan lainnya dan kita ingin bersinergi dan berkolaborasi,” pungkasnya.https://selesaisudah.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*